Makanan otak: suplemen & vitamin

Fungsi otak dipengaruhi oleh nutrisi. Kondisi dan penyakit penuaan tertentu ditemukan pada orang dengan kadar nutrisi spesifik rendah. Dengan menambahkan vitamin dan suplemen ke dalam makanan orang sehat, timbulnya beberapa penyakit terkait usia mungkin bisa diperlambat atau dihindari sama sekali.

Otak

Otak manusia adalah organ kompleks yang mengendalikan tubuh kita saat menerima, menganalisis dan menyimpan informasi. Karena otak, kita bisa berpikir, merasakan, melihat, mendengar, merasakan, mencium dan bergerak. Rata-rata otak manusia, yang beratnya sekitar 3 kilogram, terdiri dari materi abu-abu 40 persen dan materi putih 60 persen. Rata-rata hanya 2 persen dari berat tubuh, otak menggunakan 20 persen suplai oksigen dan 20 persen aliran darah. Otak dan sumsum tulang belakang membentuk sistem saraf pusat, yang cukup rapuh dan membutuhkan perlindungan agar tidak tertular penyakit atau kerusakan. Hambatan darah otak melindungi otak dari gangguan bahan kimia dari bagian tubuh lainnya.

Kekurangan dan Penyakit

Meskipun penyebab pasti penyakit Alzheimer, suatu bentuk demensia, tidak diketahui, penelitian tentang penyakit ini menunjukkan adanya pengaruh beberapa kekurangan vitamin dan mineral. Pasien Alzheimer cenderung memiliki kadar B-12 dan zinc rendah. Vitamin B diperlukan untuk fungsi kognitif. Vitamin antioksidan A dan E juga rendah pada pasien Alzheimer. Antioksidan berperan sebagai pemulung radikal bebas untuk membantu memperbaiki kerusakan oksidatif. Kekurangan selenium, potassium dan boron juga telah dicatat. Alzheimer’s Association menjelaskan bahwa mengonsumsi makanan sehat akan membantu Anda mendapatkan asupan vitamin otak esensial ini, bersama dengan nutrisi lain yang Anda butuhkan untuk penyerapannya yang tepat.; Attention Deficit Disorder, yang ditandai dengan kurangnya perhatian dan hiperaktif, lebih umum terjadi pada orang yang kurang memadai. Asam lemak esensial Protein yang cukup diperlukan untuk membuat neurotransmitter di otak dari asam amino. Anak-anak dengan ADHD sering kekurangan asam amino L-glutamin, pendahulu GABA, neurotransmitter yang menenangkan.

Makanan Otak

ELDR.com, sebuah situs untuk orang berusia di atas 60 tahun, merekomendasikan minum setidaknya sepuluh gelas air putih setiap hari, mencatat bahwa dehidrasi meningkatkan kadar hormon stres dan dapat menyebabkan kerusakan otak yang serius. Berikutnya adalah ikan yang mengandung asam lemak omega-3, DHA. Asam lemak omega-3 juga ditemukan pada kenari, biji labu dan biji rami. Kurangnya omega-3 dikaitkan dengan berkurangnya kinerja intelektual dan demensia. Buah dan sayuran yang kaya antioksidan membantu mengais radikal bebas. Berries, bayam, kecambah brussel, brokoli, bit, alpukat, paprika merah, ceri dan kiwi juga ada dalam daftar. Karbohidrat kompleks, yang menyediakan energi dan bahan bakar otak, ditemukan di biji-bijian dan sayuran dan buah-buahan tepung. Teh hijau memperlambat penumpukan endapan plak amyloid di otak dan membantu kewaspadaan mental. Telur kaya akan kolin, vitamin B terbukti meningkatkan daya ingat dan meminimalkan kelelahan. Nattokinase yang kurang diketahui berasal dari kedelai yang difermentasi dan memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh.

Vitamin

Gary Null, penulis “Power Aging,” merekomendasikan vitamin B untuk produksi energi dan hormon. Dia mencatat bahwa asupan vitamin A, C, E, dan B yang lebih tinggi terkait dengan kinerja yang lebih baik pada tes abstraksi dan visuospatial. Null lebih jauh mengutip sebuah artikel di “Archives of Internal Medicine” yang menyimpulkan bahwa masalah memori dan neuropati ditingkatkan dengan suntikan B-12 atau suplementasi; Null juga mencatat sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di divisi biokimia dan biologi molekuler di University of California Tentang asetil-L-karnitin dan asam alfa-lipoat pada tikus tua. Ketika disatukan, mereka meningkatkan kinerja pada tugas memori dengan memperbaiki fungsi mitokondria dan menurunkan kerusakan oksidatif.

Suplemen

Life Extension merekomendasikan suplemen berikut untuk meningkatkan fungsi otak yang sehat. Vinpocetine, ekstrak dari tanaman periwinkle, telah digunakan di seluruh dunia untuk mengatasi defisit kognitif akibat penuaan normal. Gingko biloba telah menunjukkan tindakan spesifik yang melawan gangguan vaskular terkait usia. Sebuah studi berskala besar yang dilaporkan dalam “Journal of American Medical Association” menemukan bahwa gingko meningkatkan kinerja kognitif dan fungsi sosial pada pasien Alzheimer dini. Penelitian lain menunjukkan fungsinya dalam melestarikan fungsi kognitif pada orang sehat. Phosphatidylserine, ekstrak dari kedelai, memainkan peran penting dalam menjaga integritas membran sel otak, sehingga membantu pengangkutan nutrisi penghasil energi ke dalam sel. CoQ10, diberikan dalam jumlah sedang, menghasilkan efek anti penuaan yang mendalam di otak.