Latihan akrobatik

Melakukan sit-up dan sit up bukanlah satu-satunya cara untuk mendapatkan bentuk tubuh. Flips, climbs, spin dan gerakan akrobatik lainnya juga bisa menghasilkan hasil yang Anda inginkan dalam latihan regimen. Beberapa olahraga seperti senam, tarian tiang dan parkour melibatkan berbagai jenis latihan akrobatik. Selain menambahkan variasi pada rutinitas latihan normal Anda, latihan akrobatik dapat meningkatkan fleksibilitas dan membangun kekuatan. Dan Anda tidak perlu menjadi akrobat terlatih untuk melakukan sebagian dari mereka. Banyak latihan akrobatik cukup sederhana bagi pemula untuk belajar.

Somersaults

Sebuah jungkir balik adalah gerakan akrobatik di mana tubuh seseorang bergerak dalam gerakan melingkar dengan kaki yang melintang di atas kepala. Somersault bukan hanya gerakan akrobat pemula yang membantu meningkatkan fleksibilitas tetapi juga langkah yang dapat membantu meningkatkan stabilitas. Mulailah dengan kaki Anda terselip dalam posisi jongkok, letakkan kedua tangan di tanah selebar bahu. Tuck kepala Anda ke depan sehingga dagu Anda ada di leher Anda dan mulai bergerak maju sehingga kepala Anda menyentuh tanah. Ikuti momentumnya, bergerak maju sehingga Anda mulai berguling dengan punggung membulat.

Cartwheels

Cartwheels adalah latihan akrobatik yang biasa ditemukan di senam. Ini adalah gerakan rotasi samping dimana Anda melakukan perjalanan ke tanah sementara tubuh membalik dan kaki menempuh perjalanan ke atas tubuh untuk mendarat dalam posisi berdiri. Cartwheels adalah fondasi untuk koreksi yang lebih maju yang dipraktekkan dalam olahraga akrobatik. Mulailah dengan melakukan lunge dengan kaki favorit Anda di depan sambil meraih lengan di atas kepala. Ikuti dengan mentransfer berat badan Anda ke kaki depan Anda, dan letakkan kedua tangan Anda di atas tanah satu per satu. Tangan pertama ke bawah harus sama sisi seperti kaki di depan di terjang. Tendang kaki Anda di atas handstand agar tubuh Anda menyamping dengan kaki membentuk “v-shape” di udara. Kemudian telusuri kaki Anda dengan format split leg, mengingat kaki pertama yang turun adalah kaki terakhir yang naik.

Handstands

Handstand di mana Anda menyeimbangkan tangan dengan kaki di udara adalah gerakan akrobatik yang sering ditemukan di senam, pemandu sorak, tarian dan bahkan karate. Ini juga latihan dasar yang membantu membangun kekuatan dan otot inti yang bisa diterapkan pada gerakan dan trik yang lebih kompleks. Melakukannya juga bisa memperkuat lengan dan bahu Anda. Handstands jauh lebih mudah dipelajari sambil bersandar di dinding. Mulailah dengan meletakkan tangan Anda sekitar 6 inci dari dinding. Kemudian menendang kaki Anda sambil menekan kepala Anda ke dinding. Begitu Anda merasa berada dalam posisi stabil, perlahan gerakkan kaki Anda menjauh dari dinding sehingga tidak beristirahat di atasnya. Akhirnya, pindahkan kepalamu dan tahan selama beberapa detik.

Silinder udara

Pertunjukan sutra udara sering dikenali sebagai latihan akrobatik yang dilakukan dalam sirkus. Namun, sekarang ini merupakan latihan akrobatik yang bisa dilakukan di gym. Latihan melibatkan memanjat dua potong kain panjang yang tergantung di langit-langit yang tinggi. Sementara sebagian besar gerakan melibatkan penundaan setidaknya 19 kaki di udara, pemula tidak akan berhasil melewati sekitar 1 kaki dari lapangan. Latihan pemula yang umum melibatkan menarik tubuh Anda dari tangan Anda mirip dengan pull-up di sebuah bar. Pertama pegang kain dan bungkus di sekitar lengan Anda dua kali. Letakkan kaki Anda dan angkat kaki ke sudut 90 derajat, gunakan inti dan kekuatan lengan Anda.