Bit & kram perut

Kram dari makan bit tidak umum dan mungkin terkait dengan kondisi pencernaan. Meski kram perut tidak selalu menjadi pertanda kondisi yang lebih serius, bicarakan dengan dokter Anda untuk evaluasi guna menentukan penyebabnya. Kram perut bisa jadi akibat asupan serat yang meningkat, nyeri pada gas, intoleransi makanan atau alergi makanan. Hindari makan bit sampai dokter Anda bisa melihat Anda.

Peningkatan Serat

Jika Anda telah mengkonsumsi banyak bit dalam satu porsi, Anda mungkin mengalami kram perut karena asupan serat meningkat secara tiba-tiba. Menurut Perpustakaan Pertanian Nasional, 1 cangkir bit mengandung 3,8 g serat makanan. Serat makanan adalah karbohidrat pada makanan nabati yang tidak dicerna oleh tubuh dan membantu menjaga keteraturan usus. Mengonsumsi terlalu banyak serat terlalu cepat, terutama jika tubuh Anda tidak terbiasa dengan diet serat tinggi, bisa memberi Anda kram perut, sakit perut, gas, diare dan kembung, menurut ensiklopedia medis National Institutes of Health Medline Plus. Jika Anda terus makan diet serat tinggi, efek samping ini akan mereda dalam beberapa hari.

Rasa sakit gas

Rasa sakit pada gas biasanya bingung dengan kram perut karena terjadi di perut dan menyebabkan tajam, nyeri menusuk yang datang dan pergi, sama seperti kram. Gas bisa terbentuk dari makan bit karena kandungan seratnya, dari memakannya terlalu cepat atau terlalu banyak makan. Rasa sakit gas adalah hasil gas terperangkap yang terbentuk selama pencernaan. Sebagian besar rasa sakit gas diatasi dengan bersendawa, melewati gas atau mengalami buang air besar. Jika Anda mengalami nyeri pada gas secara konsisten, bicarakan dengan dokter Anda karena ini bisa menjadi pertanda kondisi yang lebih serius.

Intoleransi makanan

Jika kram parah atau terjadi setiap kali Anda makan bit, Anda mungkin memiliki intoleransi makanan. Intoleransi makanan adalah kondisi umum yang bisa terjadi dengan makanan apapun. Intoleransi makanan adalah ketidakmampuan sistem pencernaan untuk memecah gula, karbohidrat atau protein dalam bit. Bagian bit yang tersisa dan belum tercerna memasuki usus besar dan berinteraksi dengan bakteri, menyebabkan kembung, kram dan sakit perut, menurut American College of Gastroenterology.

Alergi Beet

Jika Anda memiliki alergi terhadap bit, Anda akan mengalami kram perut dan gejala lainnya sesaat setelah makan sayuran. Alergi bit berbeda dengan intoleransi bit karena alergi adalah hasil reaksi sistem kekebalan tubuh, sedangkan intoleransi adalah defek pencernaan. Alergi bit akan menyebabkan gejala lain, seperti hidung tersumbat, gatal-gatal, ruam kulit, pembengkakan pada wajah, sesak napas dan mengi.